-
3 November 2020 3:22 pm

Alat Pemadam Otomatis VS Alat Pemadam Manual

Alat Pemadam Otomatis VS Alat Pemadam Manual
Alat pemadam api atau yang biasa kita kenal dengan sebutan fire extinguisher adalah alat perlindungan kebakaran. Pemadam yang digunakan untuk memadamkan api atau mengendalikan kebakaran kecil umumnya dalam situasi darurat sebelum kebakaran semakin tidak terkontrol.      Alat Pemadam api tidak dirancang untuk digunakan pada kebakaran yang sudah tidak terkontrol, misalnya ketika api sudah membakar langit-langit dan seisi ruangan. Umumnya alat pemadam api biasanya berupa sebuah tabung bertekanan tinggi berisi bahan pemadam api.     Saat ini ada dua cara dalam memadamkan api yaitu dengan penggunaan alat pemadam otomatis dan alat pemadam manual. Tentunya kedua cara pemadaman api tersebut digunakan sebagai upaya pencegahan.      Masing-masing cara pemadaman api memiliki kelemahan dan kelebihan. Berikut saya jelaskan perbedaan dan spesifikasinya: Alat Pemadam Kebakaran Manual     Ada dua jenis utama alat pemadam kebakaran yaitu bertekanan di dalam dan dioperasikan oleh cartridge. Dalam unit bertekanan di dalam, gas penyembur disimpan pada ruang yang sama dengan bahan pemadam kebakaran tersebut. Tergantung pada bahan yang digunakan, jika berbeda maka bahan pendorong yang digunakan juga berbeda.      Pada alat pemadam berisi bahan kimia kering, umumnya nitrogen. Alat pemadam air dan busa biasanya menggunakan udara. Alat pemadam api bertekanan di dalam adalah jenis yang paling umum. Sedangkan jenis alat pemadam yang dioperasikan cartridge gas penyembur berisi dalam cartridge yang terpisah yang harus ditekan lebih dulu sebelum mengalir keluar untuk mendorong bahan pemadam.     Jenis alat pemadam yang digunakan di seluruh dunia dioperasikan oleh cartridge tersedia dalam bahan kimia kering dan jenis serbuk kering serta berbahan basah seperti air, busa, kimia kering (kelas ABC dan BC), dan bubuk kering (kelas D) .     Alat Pemadam api selanjutnya terbagi lagi menjadi pemadam genggam portabel yang juga disebut alat pemadam genggam dengan berat antara 0,5-14 kilogram (1 sampai 30 pon),  karena mudah dibawa dengan tangan. berikutnya adalah alat pemadam api beroda biasanya memiliki berat badan 23+ kilogram (50+ pound). Model beroda ini yang paling sering ditemukan di lokasi bangunan, bandar udara, heliports, serta dok dan pelabuhan.     Alat pemadam kebakaran manual memiliki kelemahan yaitu isi di dalam tabungnya harus diganti setahun sekali agar tetap dapat digunakan untuk memadamkan api.    Penggunaan alat pemadam manual membutuhkan bantuan manusia dalam mengoprasikannya karena horse atau selang penyembur harus diarahkan ke titik api. Selain membutuhkan bantuan manusia, bahan yang dikandung dalam alat pemadam kebakaran manual sangat tidak ramah bagi manusia karena mengandung bahan berbahaya.      Perawatan tabung alat pemadam kebakaran manual harus sangat diperhatikan sehingga saat terjadi kebakaran akan lebih mudah digunakan dan tidak membahayakan penggunanya karena alat pemadam kebakaran manual bisa saja berbahaya saat digunakan misalnya saat horse digunakan, isi di dalam tabung tidak keluar atau tabung terpental ke pengguna dan menyebabkan cedera. Bukan mematikan api malah mencederai penggunanya sehingga bisa saja menimbulkan korban jiwa.     Alat pemadam kebakaran manual membutuhkan waktu sekitar 1 menit dalam memadamkan 1 titik api dan itu termasuk lama.      Kelebihan alat pemadam manual adalah isi di dalam tabung lebih banyak dibandingkan alat pemadam manual sehingga jika api yang harus dipadamkan membutuhkan pemadaman ekstra maka dapat menggunakan alat pemadam manual.      Biasanya setiap pabrik yang memproduksi barang mudah terbakar seperti tekstil atau karet menyediakan 1 tabung alat pemadam kebakaran berukuran besar dan memiliki roda sebagai upaya pencegahan jika terjadi kebakaran. Setidaknya sumber api dapat dipadamkan dengan alat tersebut karena isinya yang banyak dibandingkan dengan alat pemadam kebakaran otomatis. Alat Pemadam Kebakaran Otomatis     Kebakaran yang terjadi biasanya disebabkan oleh hubungan arus pendek, kebocoran gas, ataupun kerusakan pada mesin mobil, genset atau alat rumah tangga lainnya yang menimbulkan api.    Alat pemadam kebakaran otomatis memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan dengan alat pemadam kebakaran manual yaitu 3 tahun.      Perawatan alat pemadam kebakaran otomatis juga tidak sulit. Sobat safety hanya perlu memperhatikan sumbu yang terdapat pada alat pemadam kebakaran otomatis tanpa perlu mengganti isinya secara berkala.      Penerapan sistem pemadam kebakaran otomatis  memiliki banyak manfaat, yaitu mengurangi potensi biaya perbaikan yang mahal, mengurangi downtime setelah bencana kebakaran, dan mengurasi resiko jumlah korban jiwa dan cidera.      Sistem pemadam ini bekerja jika pada detektor mengalami pecah karena sudah mencapai titik suhu tertentu, bahan yang ada didalam tabung mengembang karena panas kemudian dari daya tekan tersebut tabung akan memecahkan kaca yang melindungi bagian luar tabung dan mengeluarkan media untuk memadamkan api.      Dalam waktu 3-5 menit setelah api padam, gas yang terdapat pada alat pemadam otomatis akan menghilang dengan sendirinya. Dalam satu alat pemadam kebakaran otomatis setidaknya ada sepuluh bahan pembentuk gas, diantaranya amonium sulfat, urea, dan zat lainnya yang dipastikan tidak berbahaya bagi kesehatan manusia saat alat bekerja. jangkauan alat pemadam kebakaran otomatis akan bekerja secara efektif pada jarak 7-8 m² dari sekitar lingkungan pemasangan.      Maka disarankan untuk memasang alat pemadam lebih banyak agar semua bagian dalam ruangan dapat diproteksi dengan baik. Pengaturan jarak yang satu dengan lainnya menyesuaikan desain ruangan tersebut.      Alat ini bekerja biasanya pada suhu 90 derajat – 110 derajat Celcius, umumnya penggunaan alat pemadam kebakaran otomatis ini akan bekerja dengan efektif dan baik untuk dalam ruangan. Contoh Alat pemadam kebakaran otomatis adalah thermatic fire extinguisher yang berbentuk seperti tabung dan dipasang pada plafon ruangan. tempat penggunaannya beragam, seperti pada ruang data center, dapur, ruang generator dan mesin dan sebagainya. untuk perkiraan harganya alat pemadam kebakaran otomatis ini adalah berkisar diantara 3 juta Rupiah.     Nah kali ini Sobat Safety bakalan aku kenalin ke alat pemadam otomatis yang sangat bisa diandalkan ketika terjadi kebakaran. Sumato kini hadir sebagai inovasi terbaru sebagai alat pemadam otomatis yang murah dan mudah digunakan.Alat pemadam otomatis dari Sumato tersedia dalam berbagai ukuran tergantung kebutuhan penggunanya dan bekerja dengan sangat cepat dalam memadamkan api. Alat ini hanya membutuhkan sekitar 10 detik saja untuk memadamkan api ketika sumbu sudah terbakar.      Kelemahan dari alat pemadam otomatis adalah jangkauannya yang kecil membuat penggunanya harus menyiapkan lebih banyak alat untuk diletakkan pada titik-titik rawan kebakaran.     Tetapi Sobat Safety tidak perlu khawatir karena alat ini memiliki masa pakai yang lebih panjang dibandingkan APAR manual sehingga mampu menekan biaya menjadi lebih efisien.     Setelah dijelaskan nih kelemahan dan kelebihan masing-masing alat, menurut Sobat Safety alat mana nih yang paling cocok untuk Anda sebagai upaya pencegahan? Yuk ceritain ke kita ya...
Blog Post Lainnya