-
4 November 2020 9:06 am

Resiko Yang Terjadi Tanpa Menggunakan Sepatu Safety di Lokasi Kerja

Resiko Yang Terjadi Tanpa Menggunakan Sepatu Safety di Lokasi Kerja
RESIKO YANG TERJADI TANPA MENGGUNAKAN SEPATU SAFETY DI LOKASI KERJA
            Pentingnya sepatu keselamatan di tempat kerja memiliki beberapa alasan. Mengenakan sepatu keselamatan di tempat kerja sangat penting, apakah Anda tahu bahwa 25% dari penyandang cacat di seluruh dunia disebabkan karena kaki yang terluka?               Di Indonesia saja, sebanyak 123.000 kasus kecelakaan kerja tercatat sepanjang 2017 yang mengharuskan perusahaan untuk mengeluarkan dana lebih.             Biaya-biaya ini, dan ketidaknyamanan yang dialami oleh pekerja, tidak terbatas pada Indonesia saja. Memang, banyak negara di seluruh dunia menerapkan kebijakan ketat dan standar ketat dalam hal keselamatan kerja, sehingga menjamin perlindungan di tempat kerja.                Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengklaim jumlah kasus kecelakaan kerja terus menurun. Pada 2015 jumlah kecelakaan kerja sebanyak 110.285 kasus. Pada tahun berikutnya sebanyak 105.182 kasus. Jumlah kasus kecelakaan menurun 4,6%. Sedangkan sampai Agustus 2017, sebanyak 80.392 kasus.             Kebanyakan orang menemukan bahwa cedera kaki berasal dari bekerja di tempat dan kondisi berbahaya, tetapi sebenarnya ada juga penyebab lain.               Berikut ini adalah daftar cedera paling umum yang terjadi pada kaki ketika sepatu keselamatan tidak digunakan di tempat kerja. Kaki berkerut, patah tulang dan jari-jari hilang. Cedera seperti ini adalah yang paling umum di sektor konstruksi, tetapi mereka juga sering terjadi di sektor kehutanan dan perikanan. Kaki tertusuk benda tajam. Jika Anda bekerja dengan menggunakan paku, pisau, atau besi tua dan Anda tidak memakai sepatu keselamatan, Anda mengambil risiko ini. Jari terputus adalah kecelakaan umum yang bekerja dengan alat seperti gergaji. Luka bakar dan kontaminasi. Ini bisa disebabkan oleh bahan kimia atau semprotan logam cair. Sengatan listrik: risiko ini lebih tinggi untuk tukang listrik dan pekerja pemeliharaan. Terkilir dan patah tulang dapat terjadi di tempat kerja apa pun, dan biasanya disebabkan oleh rutinitas kerja atau jatuh yang buruk.            Sepatu keselamatan di tempat kerja adalah upaya perlindungan diri. Semakin banyak negara yang menganut standar sepatu keselamatan wajib  untuk menjamin perlindungan di tempat kerja, dengan demikian meningkatkan pentingnya mengenakan sepatu keselamatan di tempat kerja.         Sepatu boots dan sepatu dengan pelindung toe cap, misalnya, dirancang untuk melindungi bagian atas kaki. Ada sepatu dengan outsoles anti getar dan pelindung pergelangan kaki yang memberikan perlindungan lebih lanjut. Selain itu, sepatu menggunakan resleting dan slip-on juga tersedia di pasaran.             Dengan begitu banyak jenis sepatu keselamatan dan sepatu boots yang tersedia untuk dijual, tidak ada alasan untuk tidak melindungi kaki Anda, terlepas dari lingkungan kerja Anda. Bekerja di tempat di mana kesehatan dan keselamatan dikontrol secara memadai harus menjadi prioritas bagi setiap pekerja.          Baik itu pabrik, kantor, situs bangunan atau tempat lain, kesehatan dan keselamatan tidak boleh dianggap enteng. Untuk menjamin keamanan maksimal saat melakukan tugas Anda, Anda harus selalu memakai sepatu keselamatan yang tepat.
Blog Post Lainnya