-
4 November 2020 9:01 am

Risiko yang Terjadi jika Mengabaikan Penggunaan Alat Pelindung Diri di Tempat Kerja

Risiko yang Terjadi jika Mengabaikan Penggunaan Alat Pelindung Diri di Tempat Kerja
RESIKO YANG TERJADI JIKA MENGABAIKAN ALAT PELINDUNG DIRI DI TEMPAT KERJA
        Melindungi diri dari resiko pekerjaan bukan hanya untuk keselamatan pribadi saja. Perlindungan diri juga harus memperhatikan keselamatan orang lain. Kelalaian yang kita lakukan mungkin saja tidak membahayakan diri kita namun dapat membahayakan orang lain.         Maka kepedulian antar sesama pekerja harus ditingkatkan. Begitu juga dengan penggunaan alat pelindung diri. Berikut 3 hal yang dapat terjadi jika Anda meremehkan fungsi alat pelindung diri: 1. Kaki yang tidak menggunakan sepatu safety sebagai alat pelindung diri akan lebih beresiko menimbulkan cedera.         Sepatu yang Anda gunakan saat bekerja tidak bisa Anda samakan dengan sepatu yang biasa Anda gunakan saat berjalan di Mall atau rekreasi. Perlindungan kaki saat melakukan pekerjaan malah akan jauh lebih beresiko untuk menyebabkan cedera, terutama cedera pada ujung kaki yang disebabkan tidak adanya fitur pelindung ujung kaki pada sepatu yang digunakan pekerja.         Selain itu jika ditelusuri lebih lanjut, benda-benda tajam di area pekerjaan sangat banyak dan sangat berisiko bagi telapak kaki Anda. Banyak hal berbahaya yang mampu diminimalisir jika kita paham betul apa sesungguhnya fungsi sepatu safety diciptakan. 2. Telinga tidak berfungsi dengan baik dikarenakan menghiraukan penggunaan pelindung pendengaran.         Pengawas pekerja pabrik sering sekali mendapati karyawan mereka dengan sengaja lalai dalam menggunakan alat pelindung pendengaran. Padahal, tingkat kebisingan yang dihasilkan oleh mesin pabrik tidak dapat disesuaikan dengan baik oleh telinga manusia.         Jika terus menerus terpapar polusi suara yang melebihi batas jangkauan pendengaran manusia, yaitu 40-50 dB, telinga kita akan mengalami kerusakan non-permanen. Gunakanlah earplug ataupun earmuff untuk terhindar dari resiko ini.  3. Saluran pernafasan terkontaminasi zat-zat berbahaya di udara seperti logam dan lain sebagainya.          Pabrik yang memproduksi benda-benda yang mengandung logam dapat mengeluarkan polusi Nitrogen Oksida (NOx). Nitrogen Oksida (NOx) adalah salah satu jenis bahan pencemar udara, di samping bahan pencemaran udara lainnya seperti debu, CO, SO2 dan lain-lain.         Baik secara sendiri atau bersamaan dapat menimbulkan gangguan pada manusia, hewan dan tumbuhan serta benda-benda lainnya. Maka dari itu, proses pembakaran di industri logam tentu menjadi produsen Nitrogen Oksida dalam jumlah besar.         Maka solusi yang tepat adalah menggunakan masker yang mampu menetralisir polusi tersebut seperti jenis masker carbon active ataupun microfiber.         Hal-hal buruk di atas merupakan sebagian kecil dari banyak hal yang mungkin terjadi jika Anda tidak memperdulikan fungsi pemakaian alat pelindung diri Anda dengan baik dan benar. Terapkanlah penggunaan alat pelindung pendengaran dengan benar sebagai budaya kerja dan filosofi bahwa nyawa Anda sangat berharga dan menggunakan alat pelindung diri dengan benar merupakan kebiasaan baik bagi Anda dalam bekerja.          Kemalangan dalam bekerja merupakan hal yang tidak diprediksi tetapi jika Anda memiliki keahlian, pemahaman, dan kemampuan dalam melindungi diri Anda agar terhindar dari 3 hal di atas, maka keselamatan Anda akan lebih terjaga.         Masing-masing alat pelindung diri memang tidak saling berkaitan satu sama lain akan tetapi penting untuk digunakan secara keseluruhan dalam melindungi tubuh kita dalam bekerja. Dalam menggunakan alat pelindung diri, hendaknya gunakanlah alat yang membuat Anda nyaman dalam menggunakannya.         Sehingga pekerja yang menggunakan alat pelindung diri mampu bergerak secara leluasa dan efektifitas kerja dapat dicapai. Diharapkan bagi setiap pemilik perusahaan mampu memberikan perlengkapan alat pelindung diri yang terbaik bagi karyawannya.
Blog Post Lainnya