4 November 2020 8:49 am

6 Jenis Kulit untuk Bahan Sepatu Safety.

6 Jenis Kulit untuk Bahan Sepatu Safety.
6 JENIS KULIT UNTUK BAHAN SEPATU SAFETY
            Sebelum membeli sepatu safety pasti Sobat Safety sering bertanya soal bahan kulit yang digunakan. Umumnya sih banyak Sobat Safety yang ketika dijelaskan apa bahan yang digunakan cenderung kurang mengerti bahan kulit sepatu safety yang mereka pilih.             Kamu harus kenal dulu dengan jenis-jenis bahan kulit sepatu safety yang sesuai dengan kebutuhan Anda karena tidak semua bahan kulit sepatu safety cocok untuk lokasi kerja Sobat Safety loh.          Misalnya nih kamu bekerja di bagian kitchen, pastinya kamu ingin punya sepatu safety yang kulitnya tahan dengan minyak atau air agar tetep aman dan nyaman dalam bekerja.            Belum lagi kalau kamu yang bekerja di bidang tambang atau pembangunan proyek jalan.            Terkadang kulit sepatu safety yang kamu gunakan juga menjadi hal yang patut dipertimbangkan, selain sesuai dengan lokasi pekerjaan kulit sepatu safety juga bisa menunjang penampilan kamu.          Banyak jenis kulit sepatu safety yang umum dikenal kalangan pengguna sepatu safety antara lain Nu Buck, Top Grain, Suede dan lainnya.         Pada umumnya, sepatu kulit menggunakan top grain leather, yang merupakan kulit hewan bagian terluar, sebagai material utamanya.  Top grain leather terbagi menjadi dua jenis, yakni full grain leather dan corrected grain leather. Simak perbedaannya jenis kulit sepatu safety di bawah ini yuk, Sobat Safety. 1. Full Grain Leather          Merupakan jenis material kulit yang sangat mempertahankan ciri khas alami dari kulit itu sendiri, baik tekstur maupun pola.  Jenis kulit ini digunakan sebagai material sepatu tanpa melalui proses modifikasi atau perubahan apapun untuk menghilangkan guratan-guratan alami yang terdapat pada kulit. Full grain leather merupakan jenis kulit yang memiliki kualitas dan durabilitas paling tinggi. Sepatu safety yang menggunakan Full grain leather sebagai bahan kulit sepatunya membuat sepatu safety tersebut memiliki harga yang tinggi pula.  Full grain leather tentunya memiliki banyak kelebihan karena merupakan sebatu jenis kulit paling baik. Selain sangat kuat dan tahan lama, sepatu dengan jenis kulit ini mudah dirawat dan dibersihkan serta tidak mudah tergores, sobek, dan mengelupas.          Material full grain leather akan semakin terlihat bagus dan membentuk patina jika dirawat dengan baik walaupun telah digunakan dalam  waktu lama. Semakin lama digunakan dan dirawat maka semakin baik.         Bahan sepatu safety tipe full grain leather terbuat dari kulit sapi muda umur 6-12 bulan sehingga harga sepatu safety dengan bahan dasar kulit ini akan cukup tinggi tetapi kualitas kulitnya tidak perlu diragukan lagi. 2. Nappa         Nappa merupakan jenis kulit yang masih termasuk dalam bagian dari jenis full-grain tetapi bahan utamanya terbuat dari kulit anak domba atau anak kerbau.       Jenis bahan kulit nappa memiliki keunggulan tersendiri. Keunggulan kulit jenis ini adalah lebih mengkilap jika dibandingkan dengan jenis kulit full-grain.           Sayangnya, kulit ini mudah retak dan pecah, apalagi jika pewarna yang digunakan tidak bagus. Karena karakter yang demikian, kulit jenis nappa biasa dipakai sebagai pelapis di bagian dalam sepatu.           Kulit jenis ini jarang sekali digunakan sebagai bahan utama kulit sepatu safety dikarenakan kelemahannya yang sangat rentan retak dan pecah sehingga tidak mampu melindungi pengguna sepatu safety. 3. Suede Leather         Merupakan bahan kulit yang memiliki tekstur berbulu halus tidak kilap dan lebih lembut. Kulit jenis ini memiliki keunggulan dalam segi tren dan gaya karena mampu memberikan sentuhan elegan pada sepatu safety.              Bahan suede leather ini juga memiliki kelemahan karena mudah kotor dilihat dari bahannya yang membuat debu mudah menempel pada sepatu bahan ini.  Suede diambil dari kata “Gants de Sueds” yang artinya sarung tangan Swedia.  Contoh sepatu yang menggunakan bahan ini antara lain Safety Jogger Dakar BrownDakar BlackSahara Brown, dan lain sebagainya. 4. Nu Buck Leather                Selain full-grain, nubuck juga merupakan bahan jenis kulit yang banyak beredar di pasaran. Nubuck berasal dari kata new and buck (kulit). Nubuck dibuat dari bagian luar kulit binatang sehingga kulit nubuck lebih kuat dan tahan lama.        Nubuck memiliki tekstur agak kasar yang kemudian dihaluskan dengan cara digosok secara lembut. Proses penggosokan ini memuncunculkan serat-serat halus pada permukaan kulitnya sehingga terasa lembut bagaikan beludru.                 Untuk membersihkannya dianjurkan memakai sikat dengan bulu yang agak kaku. 5. Crazy Horse Leather                 Baru-baru ini ada keanehan tersendiri setelah mendengar tentang kulit kuda gila atau crazy horse leather.         Orang-orang bertanya apa sebenarnya kulit kuda gila dan terbuat dari apa? Big Owner bakal jelasin panduan sederhana di bawah ini agar Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kulit kuda gila.             Kulit kuda gila yang juga dapat disebut kulit pelana dibuat dengan menerapkan jenis khusus lilin ke permukaan kulit gandum penuh yang telah dihaluskan keluar.           Lilin meningkatkan serat-serat kulit dan ketika mereka tergores atau digosok, warna alami kulit mengubah bayangannya yang memberikan tampilan kesan antik.             Mengapa itu disebut kulit kuda gila? Kulit kuda gila tidak berasal dari kuda melainkan mendapat nama karena jenis kulit ini sangat populer dengan pelana kuda, maka disebut kulit pelana.             Mengapa kulit kuda gila terasa seperti lilin? Dan kelihatannya ada goresan di atasnya. Hal itu disebabkan karena proses pembuatan kulit kuda gila adalah dengan menerapkan lilin pada kulit yang menciptakan efek unik hanya dengan memberikan sedikit gosokan dan goresan, itu akan menyebabkan perubahan kecil pada warna dan penampilan material.              Ini memberikan tampilan antik, pedesaan yang unik yang semakin indah seiring waktu. Tentu saja melalui keausan, crazy horse akan dapat meninggalkan goresan, daerah tergores dan daerah menggosok yang menunjukkan perubahan dalam nuansa warna benar-benar mencerminkan tampilan vintageCrazy horse leather memiliki kelebihan tahan lama, kuat, dan tentu saja memberikan tampilan dan nuansa unik yang memadukan sentuhan mewah dan antik.                Dengan lilin yang diterapkan pada kulit, melindungi kulit dengan tahan air dan membuatnya lebih tahan lama. 6. Cow Split Leather             Kulit split adalah lapisan yang diambil dari kulit sapi atau kulit kerbau. Ini biasanya digunakan untuk sarung tangan Industri atau lapisan kulit untuk sepatu atau terkadang digunakan untuk sepatu safety.             Kulit split juga merupakan  kulit yang dibuat dari bagian berserat dari kulit yang tersisa setelah butiran atas dari kulit mentah telah dipisahkan dari kulit.              Perpecahan drop dapat dibagi lagi menjadi split tengah dan split daging. Kulit split kemudian memiliki lapisan buatan yang diaplikasikan pada permukaan perpecahan dan diembos dengan butiran kulit (kulit kasar).         Dalam banyak kasus, kulit split memungkinkan produsen kulit untuk menyediakan produk yang lebih hemat biaya dengan harga terjangkau bagi pelanggan kami.             Nah, jenis-jenis kulit di atas adalah kulit yang sering Sobat Safety gunakan sebagai material utama dari sepatu-sepatu safety.        Selain menggunakan kulit asli dan berkualitas tinggi, Sobat Safety juga harus memilih kulit dengan tampilan yang menarik dan membuat Sobat Safety semakin terlihat keren walaupun sedang bekerja.             Jadi, bagaimana, Sob? Sudah tau mau membeli dan memakai sepatu dengan jenis kulit apa?
Blog Post Lainnya